Kuantan- Unit Ops Satresnarkoba Polres Kuansing mengamankan dua orang pelaku penyalah gunaan Narkoba jenis sabu an.RF als AK, 21 thn, Langsung ke konten Kirim Berita Indeks Indragirionecom, - Satres Narkoba Polres Inhil pengamanan 3 orang laki-laki di duga pelaku tindak pidana Narkotika jenis shabu, Minggu (09/2/2020) sekira pukul 08:00 Wib. Pelakunya adalah RP (37) Warga Kelurahan Sungai Beringin Kec. Tembilahan, RA, (21) dan MD, (20), keduanya merupakan warga Jambi. BERITATERKINI +INDEKS. Dalam Rangka Hari Jadi Polwan Ke-74. PEKANBARU (ANC) - Tim Subdit I Reserse Narkoba Polda Riau, mena. Daerah. Bekuk Residivis, Tim Ditresnarkoba Amankan 200 Butir Ekstasi Siap Edar. 08 Juli 2020. Logo Garuda Diganti Lobster, Prabowo Cs Masih Sabar. 08 Juli 2020. BANGKINANGKOTA -PesisirNews.Com,Senin sore (2/3/2020) sekira pukul 16.30 Wib, bertempat di Lapangan Upacara Mapolres Kampar dilaksanakan Upacara Serahterima Jabatan Kasatres Narkoba dan Kapolsek Kampar.BACA JUGA :Ketua-DPRD-Kampar-Apresiasi-Pencanan Berita Terkini Indeks. Ekbis BOE Naikkan Suku Bunga, Analis Prediksi Dolar AS KUANSING - Tersangka DPO (Daftar Pencarian Orang) atas kasus Korupsi di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan berinisial UAD berhasil ditangkap Tim Satreskrim Polres Tapanuli Selatan dengan dibackup oleh Tim Satreskrim Polres Kuansing di Desa Kampung Jauh Kecamatan Pucuk Rantau Kabupaten Kuansing, Riau, Kamis (16/09/21) Beritadan Informasi Riauaktual-tv Terbaru. Tentang Kami; Redaksi; Info Iklan; Pedoman Media Siber; 6 Rumah di Kuansing Ludes Terbakar Rabu, 21 April 2021 - 22:02:42 Wib. Polresta Pekanbaru Musnahkan Barang Bukti Narkoba Bulan Juli 2020 Senin, 03 Agustus 2020 - 19:09:03 Wib. Riau Aktual TV . TELUK KUANTAN - Penangkapan Narkoba di Kuansing. Tak ada kata jera dalam kamus H, 42 Tahun, warga Desa Pantai, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing ini. Setelah beberapa bulan keluar dari penjara, ia kembali harus meringkuk di sel tahanan. Pada Kamis malam 11/2/2021, sekitar pukul wib, pria wiraswasta ini dicokok tim Resnarkoba Polres Kuansing di Jembatan Desa Seberang Pantai Kecamatan Kuantan Mudik. Saat itu, pelaku H sedang mengendarai mobil Honda Mobilio warna Hitam Nopol BM 1888 WS. Diawali penyelidikan, Kasat Narkoba Polres Kuansing AKP Sahardi SH langsung memimpin penangkapan pelaku. "Guna proses lanjut terhadap diduga pelaku beserta barang bukti di bawa ke Mapolres Kuansing guna pemeriksaan lebih lanjut," kata Kapolres Kuansing, AKBP Henky Poerwanto SIK MM melalui Kasat Narkoba AKP Sahardi SH, Senin 15/2/2021. H ternyata baru selesai menjalani hukuman penjara di Lapas Tembilahan. Ia terjerat kasus Narkotika dan dihukum 7 tahun penjara. Ia selesai menjalani hukuman beberapa bulan lalu. Dari pelaku, barang bukti yang disita yakni dua paket plastik klip warna bening berisikan butiran kristal diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 7,75 gr. Barang bukti tersebut didapat dalam penggeledahan badan pada malam itu. Ditemukan satu paket plastik klip warna bening berisikan butiran kristal diduga narkotika jenis sabu digenggaman tangan pelaku. Selanjutnya dilakukan penggeledahan dalam mobil pelaku ditemukan kembali satu kotak rokok merek Sampoerna Evolution yang didalamnya terdapat satu paket plastik klip warna bening berisikan butiran kristal diduga Narkotika jenis sabu di balik karpet bangku tengah mobil. "Pelaku sudah dutetapkan tersangka dan dijerat dengan pasal 114 ayat 2 Jo pasal 112 ayat 2 UU NO 35 Thn 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 20 tahun penjara serta diperberat sebagai residivis dalam kasus yg sama," katanya. Siahaan - Sebuah bungker yang diduga digunakan sebagai penyimpanan narkoba ditemukan di salah satu bangunan kampus negeri di Makassar, Sulawesi Selatan Sulsel. Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Dodi Rahmawan mengungkapkan, bungker tersebut semacam brankas penyimpanan sabu."Dan transaksi yang beredar dan keterangan terakhir sudah masuk 3 kilogram dan beredar cukup lama," jelasnya, dikutip dari laman Tribata, Kamis 8/6/2023. Masih dalam tahap pendalaman, Dodi mengatakan bahwa pengendali peredaran di lingkup kampus ini berada di salah satu lembaga pemasyarakatan. Baca juga 4 Fakta Penemuan Bungker Narkoba di Kampus Makassar, Ternyata Dikendalikan dari Lapas Berikut perkembangan terkini temuan bunker narkoba di kampus negeri Makassar 1. Berada di UNM Makassar Dilansir dari Sabtu 10/6/2023, bangunan yang diduga menjadi bungker narkoba ini terletak di Jalan Malengkeri Raya, Kecamatan Tamalate, Makassar. Tepatnya, merupakan salah satu ruangan sekertariat mahasiswa di Fakultas Bahasa dan Sastra FBS Universitas Negeri Makassar UNM. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM, Prof Andi Muhammad Idkhan mengatakan, temuan polisi yang disebut bungker rupanya hanya sebuah brankas kecil berukuran 40 x 40 cm. "Setelah saya melihat di lokasi, ternyata yang dimaksud bungker itu adalah tidak benar. Yang benar itu adalah brankas kecil yang berada di bawah lantai," kata dia, Sabtu 10/6/2023. Andi pun mengaku keberatan atas pernyataan Polda Sulsel yang menyebutkan bahwa di kampus almamater oranye itu terdapat sebuah bungker narkoba. - Polda Sulsel masih menutup rapat informasi mengenai dugaan adanya bunker narkoba di salah satu kampus ternama di Kota Makassar. Bahkan BNNP Sulsel juga belum tahu. Kriminolog Universitas Negeri Makassar UNM Prof Heri Tahir, mengatakan apa yang menjadi tanda tanya di benak masyarakat itu harus dijawab pihak kepolisian. Menurutnya, sesuatu yang sangat disayangkan ketika ada penemuan barang haram seperti itu, namun tidak diusut secara tuntas. "Kita sayangkan kalau ada penemuan begitu, tapi kalau ada temuan bahwa bunker narkoba, kita harus usut secara tuntas. Apalagi ini membawa nama kampus. Kampus ternama lagi," ujarnya seperti diberitakan Fajar Jawa Pos Group, Sabtu 10/6. Baca Juga Edeson Moraes Rambut Biru kalau Juara Lebih lanjut, menurut mantan WR III UNM itu, segala yang berkaitan dengan narkoba memang harus berhati-hati. Sebab, terkadang terlalu banyak orang-orang yang bermain. Seperti, kata dia, penemuan serupa pernah terjadi di UNM, kala dirinya masih menjabat sebagai WR III. "Jujur saja saya katakan, tahun 2013 dulu itu pernah ada penemuan 1 kg di UNM. Itu Polisi yang temukan, saya masih WR III waktu itu," bebernya. Lokasi diduga Bunker Narkoba di Kampus negeri di Makassar Istimewa Kendati begitu, kata Prof Heri, setelah proses berjalan. Tidak ada yang benar-benar serius dalam pengungkapan penemuan barang haram itu. "Setelah saya usut, saya pertanyakan mana itu barang bukti, tidak ada yang menunjukkan. Dir Narkoba Polda juga begitu, Polrestabes juga. Kalau saya sebenarnya, kasus seperti itu harus dibuka selebar-lebarnya, supaya jangan orang berburuk sangka dan sebagainya," tandasnya. "Artinya, ini kan setahu saya bahwa narkotika itu kan kadang juga dijadikan jebakan. Tetapi, masalahnya sampai sekarang itu tidak dibuka itu di mana. Jadi memang harus hati-hati mencermati informasi karena kita tidak tahu apakah itu jebakan atau apa," sambung lulusan Pascasarjana Universitas Airlangga itu. Prof Heri menyebut, pada 2013 lalu, modusnya mahasiswa terlebih dahulu terlibat aksi penyerangan antara dua kubu. Baca Juga Marak Mafia Bawang Putih, HIPMI Anggap Ada Kebijkan Tak Tepat di Kemendag +1 TELUK KUANTAN. Sebagai leading sector dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba P4GN, Badan Narkotika Nasional BNN melalui tim Penyuluh yang ada pada Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat P2M selalu berusaha untuk memenuhi semua permintaan masyarakat untuk mengisi materi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba. Kali ini tim Penyuluh BNN Kabupaten Kuantan Singingi memenuhi undangan dari Kader Inti Pemuda Anti Narkoba KIPAN Kabupaten Kuantan Singingi untuk melakukan penyuluhan pada kegiatan pembentukan Kelompok Pemuda Anti Narkoba KOPAN di 5 lima Kecamatan di Kabupaten Kuantan Singingi, diantaranya Kecamatan Kuantan Tengah 4/8, Sentajo Raya 6/8, Gunung Toar 9/8, Singingi 12/8, dan Benai 13/8. Penyuluh Narkoba BNNK Kuansing Memberi Penjelasan Bahaya NarkobaMengambil tempat kegiatan di aula masing-masing kantor camat, KIPAN mengundang 20 dua puluh orang peserta pemuda/pemudi utusan dari desa yang ada di kecamatan tersebut. Dengan demikian selama 5 lima hari kegiatan, telah terbentuk 100 serratus orang kader KOPAN Kabupaten Kuantan Singingi. Kepala BNNK Kuansing AKBP Syofyan, yang diwakili oleh Kasubbag Umum Suri Nila Yumna, SKM didampingi oleh Penyuluh Narkoba Essa Persada Putra, Amrul Fikri Hamid, SKM, dan Togu Monang, secara bergantian tampil sebagai narasumber menyampaikan materi terkait pencegahan penyalahgunaan narkoba dan rehabilitasi. Kasubbag Umum BNNK Kuansing Menyampaikan Materi Tentang RehabilitasiDengan telah terbentuknya kader KOPAN di lima kecamatan diharapkan Program Desa Bersih Narkoba Bersinar yang menjadi program unggulan BNN RI dan telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia melalui Wakil Presiden RI semakin cepat terwujud setelah sebelumnya BNNK Kuantan Singingi telah membentuk 4 empat desa menjadi desa bersinar. indonesiabersinar warondrugs HUMAS Terkait Kuantan Singingi, - Kasus Narkoba di Kabupaten Kuantan Singingi, Provnsi Riau meningkat seperti terlihat dari data Badan Narkotika Nasional Kabupaten BNNK setempat pada 2013 yaitu penyalahgunaan sabu-sabu jadi 32 kasus dari sebelumnya 11 kasus, ganja enam kasus 5 dan ekstasi nihil 1."Bahaya narkoba makin dikhawatirkan. Peningkatan ini akan merusak generasi muda bila tidak dilakukan upaya pencegahan dan peran serta masyarakat," kata Kepala BNNK Kuansing Wim Jefrizal, pada acara Focus Grup Discussion FGD di aula kantor BNNK Kuansing, di Kuansing, BNNK akan berupaya seoptimal mungkin melaksanakan sejumlah kegiatan pencegahan terhadap peredaran narkoba, karena narkoba sangat membahayakan itu sudah saatnya Kuansing memiliki pusat rehabilitasi bagi pecandu narkoba, lahannya telah siapkan seluas 1,5 hektare, lahan itu akan dibangun gedung rehabilitas bagi pecandu narkoba di Kuansing."Jumlah tersangka narkoba, mengalami peningkatan. Tahun 2012 sebanyak 28 orang, satu di antaranya wanita. Tahun 2013 mengalami peningkatan signifikan, yakni 73 laki-laki, lima wanita dan satu anak-anak," acara Focus Grup Discussion FGD di aula kantor BNNK Kuansing yang dihadiri Kasat Narkoba Polres Kuansing AKP CB Nainggolan, Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Rasyidin, utusan Humas Kuansing, utusan Dishub Infokom Kuansing, KNPI, Pemuda Pancasila, Karang Taruna dan PWI Kuansing mendapat perhatian serius semua menjelaskan, upaya memberantas narkoba, khususnya di kalangan pelajar, BNNK Kuansing akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Selain itu, memberikan advokasi hukum terhadap masyarakat terkait narkoba secara menyeluruh.

berita kuansing terkini narkoba 2020